Sebelum Membeli Rumah, Perhatikan 9 Fakta Developer Berikut Ini !

 
developer profesional di perumahan jakarta selatan

9 Fakta Developer yang Harus Dikenali Sebelum Membeli Rumah


Bisnis properti beberapa tahun belakangan ini tengah naik daun, terutama perumahan. Bak jualan kacang goreng, selalu diserbu pembeli. Tak peduli harga tinggi, jika pembeli sudah tertarik terhadap suatu lokasi, perumahan itu ludes terjual. Memang, dalam membeli properti, perhitungannya adalah waktu. Sekali kita menunda, bersiaplah harga naik dalam hitungan bulan saja.   Bahkan kenaikannya bisa berkali lipat, terutama di lokasi favorit, seperti perumahan Jakarta Selatan. Harga tanah dan bangunan di lokasi ini tiap tahun selalu melangit, namun peminatnya pun terus membanjir 

Di sisi lain, tentu saja bisnis properti menimbulkan kegairahan tersendiri bagi para para developer perumahan . Mereka berkompetisi merebut perhatian pembeli, entah itu lewat advertising di media televisi, media cetak, social media atau dengan memasang baligo dan banner besar di sejumlah lokasi strategi.

fasilitas umum di perumahan jakarta selatanSejumlah baligo besar kerap terpampang iklan bernada bombastis seperti “beli rumah dapat mobil”, “beli rumah langsung bawa motor tanpa diundi”, “hanya 5 menit langsung tol”, atau “Hanya DP Rp 10 Juta, sudah dapat rumah 3 kamar tidur” atau “Hanya Semenit ke Mekar Sari”, "Fasilitas Lengkap" dan sebagainya. Iklan-iklan perumahan itu, tak dimungkiri memang cukup menggiurkan, apalagi ‘beli rumah langsung bawa mobil”, seketika menghipnotis  konsumen.

 Tetapi, begitu disambangi kantor pemasarannya,  rupanya untuk mendapatkan mobil atau motor itu tidaklah semudah yang diiklankan. Ada syarat tertentu, dan kebanyakan melalui pengundian. Meski demikian, iklan yang menggiurkan itu setidaknya berhasil membuat calon konsumen mendatangi kantor pemasaran karena dipicu rasa penasaran. 

 Beberapa tahun sebelumnya, iklan “bebas banjir” marak terpampang. Namun belakangan ini, sepengetahuan saya, iklan perumahan yang menyebut ‘bebas banjir’ bisa dihitung dengan jari. Apa memang lokasinya berada di lingkungan rawan banjir sehingga ‘banjir bebas masuk” hehhee atau mungkin, ‘bebas banjir” sudah sangat biasa ditampilkan sehingga dinilai kurang memikat dibanding ‘beli rumah dapat mobil’. Padahal, itu sangat penting bagi saya. Apalagi yang menyangkut kualitas air perumahan, karena ini bersifat jangka panjang dan erat kaitaannya dengan masalah kesehatan dan kenyamanan. 

Bagi saya, apalah artinya rumah bagus dengan aksesibilitas tinggi, tetapi airnya berkualitas buruk : kuning karena mengandung zat aluminum sehingga harus beli air  untuk mengkonsumsinya. Biasanya, untuk kompensasi, rumah dengan kualitas air yang buruk ditawarkan dengan harga lebih murah, dengan embel-embel janji dari marketingnya bahwa ke depannya akan diupayakan Water Treatment Plant (WTP)-instalasi pengolahan air bersih. Kapan ? hmmm jawabannya setelah perumahannya dihuni kurang lebih 70 persen.


fasilitas lengkap dibangun developer profesional
Nah, agar tak salah dalam memilih rumah idaman atau hunian yang diniatkan untuk investasi, sangat penting diketahui tentang track record dari developer. Ingat, jangan mudah tergiur oleh iklan yang bombastis atau janji-janji dari developer itu tanpa Anda melihat faktanya dari progress yang telah direalisasikan developer tersebut.

Pengalaman dari teman atau relasi Anda yang pernah bekerja sama dengan suatu developer atau tinggal di perumahan tersebut, bisa menjadi salah satu tolak ukur Anda memutuskan membeli atau tidak. Selain pemberitaan di media massa atau media sosial dalam membicarakan suatu developer.

 Berikut ini 9 fakta yang harus Anda kenali dalam memilih developer :

  1. Developer itu harus memiliki track record proyek perumahannya. Artinya jika pengembang itu mengaku sudah lama menggeluti bisnis perumahan, Anda bisa melihat hasil pengerjaannya seperti apa. Apakah sudah sesuai dengan yang master planning pengembangan kawasan huniannya atau belum. Bagaimana dengan fasilitas, pembangunan infrastruktur dan tingkat maintenance yang telah dibuat developer tersebut. Bagaimana respon dan penilaian dari warga yang telah menghuni kawasan itu atau telah bekerja sama dengan developer tersebut, apakah kooperatif terhadap keluhan konsumennya. Dan, perlu juga diketahui jumlah proyek perumahan yang telah dibangunnya.
  2. Developer harus memiliki rumah contoh. Jangan hanya mengobral gambar desain, yang seringkali pada kenyataannya sangat berbeda. Gambar desainnya bagus ketika proses realiasasinya, kualitasnya jauh dari harapan. Sebaiknya waspadai jika developer tidak memiliki rumah contoh. 
  3. Pastikan fasilitas perumahan yang akan disediakan. Dalam hal ini, minta didetilkan lagi apa saja fasilitas yang telah tersedia dan akan dikembangkan di perumahannya, dan tanyakan kapan bisa direalisasi. Kalau misalnya disebutkan ada fasilitas sekolah, kalau perlu ditanyakan sekolah tersebut dikembangkan oleh siapa, dan bagaimana rencana pengembangan fasilitas pendidikan lainnya. Dan, developer yang baik, ketika huniannya dipasarkan, sudah dibangun fasilitas dasar seperti jalan beraspal, pembuangan air (selokan) yang rapi, taman, tempat ibadah, pos satpam dan sebagainya. 
  4. Developer harus memiliki sistem manajemen yang baik dan profesional. Cirinya bisa dilihat dari ketepatan dalam pembangunan rumah sesuai jadwal, waktu serah terima, dan jumlah bank yang dikerjasamakan dalam kredit kepemilikan rumah. Apabila banyak perbankan yang menjalin kerja sama, maka dapat menjadi indikator developer tersebut kredibel dan dapat dipercaya. Karena biasanya, perbankan menyeleksi ketat calon kreditornya dalam membangun rumah sesuai jadwal, cash flow perusahaan dan sebagainya. 
  5. Pastikan developer telah mengurus perijinan terhadap sejumlah fasilitas yang telah dibangun. Anda bisa cek ini ke pihak terkait. Ada contoh kasus, setelah developer berhasil menjual rumah, mereka langsung meninggalkan kawasan tersebut. Padahal kondisi jalan masih memprihatinkan dan warga menunggu kepastian tentang perbaikan fasilitas jalan umum di sana. Usut punya usut ternyata developer tersebut “tidak pamitan” ke pemda setempat sehingga status jalan umum itu masih mengambang, sementara warga setempat sangat mendesak agar infrastruktur jalan segera dibenahi karena kondisinya yang rusak parah. Melihat kepentingan umum yang lebih besar, akhirnya pemda itu yang menuntaskan pembangunan jalan yang katanya akan dikelarkan oleh developer itu yang rimbanya sudah tidak diketahui lagi. Padahal jika dilihat, ini merupakan jalan perumahan yang masih dalam wewenang developer.
  6. Developer itu harus memiliki master planning (grand design) pengembangan perumahan ke depan. Visi dan misinya dalam membangun suatu hunian, ingin diwujudkan seperti apa. 
  7. Developer itu memperhatikan pengembangan dan kelestarian lingkungan alam sekitar. Jadi, jangan hanya melulu pembangunan fisik, yang tanpa menyisakan lahan terbuka hijau sebagai paru-paru di perumahan tersebut. Alangkah bagusnya jika pengembang itu memiliki konsep pengembangan lingkungan yang terpadu. Seperti contoh pengembang perumahan Jakarta Selatan, Bintaro Jaya yang sejak 2008 mengembangkan ECOmmunity, gerakan cinta lingkungan dan peduli dampak global warming (pemanasan global), serta pembangunan fasilitas yang mendukung Bintaro Jaya sebagai kawasan yang non motorized city. 
  8. Developer itu memang menggeluti bisnis utama properti. Kalau bukan, wajib dipertanyakan kredibilitasnya.
  9. Developer itu tergabung dalam asosiasi pengembang sehingga jika konsumen merasa dirugikan bisa meminta asosiasi tersebut untuk mengklarifikasi atau membantu advokasi dalam penyelesaian masalah yang terjadi.
Selamat membeli rumah ! 

Untuk referensi, artikel berikut ini bisa menjadi acuan.

Bintaro Jaya, Primadona Perumahan Jakarta Selatan

kartina ika sari

Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran, angkatan 1997. Menulis adalah sebuah pekerjaan dan hobi. Saat ini menjadi writerpreneur  sambil menjaga dua buah hati yang cantik dan ganteng. Kontak : kartinaika@gmail.com

1 comment:

  1. Halo semuanya!

    Nama saya zaini, saya dari Indonesia, saya sudah menikah, saya sudah mencari perusahaan pinjaman yang tulus selama 3 bulan terakhir dan yang saya dapatkan adalah banyak penipuan yang membuat saya mempercayai mereka dan pada akhirnya , Mereka mengambil semua uang saya dan tersisa dengan uang lebih sedikit, saya kehilangan semua harapan, saya menjadi bingung dan frustrasi, saya kehilangan pekerjaan saya dan sangat sulit bagi saya untuk memberi makan keluarga saya, saya tidak pernah ingin melakukan apa pun, saya tidak akan meminjamkan lebih banyak kepada perusahaan, jadi saya pergi untuk meminta saya meminjamkan uang kepada seorang teman, saya mengatakan kepadanya semua yang terjadi dan dia mengatakan dia dapat membantu saya, bahwa dia tahu sebuah perusahaan pinjaman yang dapat membantu saya, bahwa dia baru saja mendapat pinjaman dari mereka , dia mengatakan kepada saya bagaimana mengajukan pinjaman, saya melakukan apa yang dia katakan kepada saya, saya memintanya, saya tidak pernah percaya tetapi saya mencobanya dan saya terkejut saya mendapat pinjaman dalam 24 jam, saya tidak percaya apa yang saya lihat, hari ini saya bahagia dan kaya dan saya bersyukur kepada Tuhan bahwa Perusahaan Pinjaman seperti ini masih ada meskipun dalam tingkat penipuan di semua tempat dan saya berjanji untuk membagikan kabar baik kepada orang-orang dari indonesia, tolong saya menyarankan semua yang membutuhkan pinjaman untuk pergi ke Dante Paola pemilik Bantuan Koperasi Dante Melalui email: dantecooperativehelp@hotmail.com, untuk obrolan cepat Anda dapat mencapai Dante via Whatsapp: +393511067514 Mereka tidak akan pernah gagal, tetapi untuk mengubah hidupmu seperti milikku.

    Terima kasih

    Zaini

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentar dan masukannya